| |
Disertasi DR. Dwi Suryanto - halaman 221
4.4.7.5. Pembahasan atas Hasil Pengujian Hipotesis Kelima
Dari lima variabel yang diuji pada hipotesis kelima ini hanya dua variabel yang signifikan yaitu: 1) Kemiripan persepsi atasan-bawahan dan 2) Ketertarikan atasan kepada bawahan. Sedangkan ketiga variabel lainnya, yaitu: 1) kepuasan kerja karyawan, 2) komitmen karyawan, dan 3) kualitas hubungan atasan-bawahan tidak berpengaruh secara signifikan. Penjelasan yang bisa dikemukakan adalah:
1) Terdapat hubungan yang nyata (signifikan) antara Kemiripan Persepsi Atasan- Bawahan dengan Peringkat Prestasi Kerja Karyawan.
|
| |
Dari kuesioner tentang kemiripan persepsi dapat diketahui, bahwa skor tertinggi diberikan oleh responden kepada item “Tingkat kemiripan dalam cara pandang terhadap sesuatu di sekitar tempat kerja” (72,17%). Sesuatu di sekitar tempat kerja dapat berarti bagian mereka, dalam hal ini di loket, kantor pos, ataupun PT Pos Indonesia sebagai entitas perusahaan. Karena sifat pekerjaan di loket dan pengawasannya oleh manajer loket pelayanan menuntut tingkat kehadiran yang tinggi. Pada waktu pegawai loket menghadapi masalah sehari-hari, misalnya menghadapi pelanggan yang merepotkan, pegawai loket itu selalu datang ke manajer loket...
hal 220
Daftar isi
hal 222
Judul disertasi:
Pengaruh Kemiripan Persepsi, Kemiripan Demografis Atasan-Bawahan, Ketertarikan Atasan pada Bawahan, Kualitas Hubungan Atasan-Bawahan, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Karyawan terhadap Peringkat Prestasi Kerja
Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran - Bandung 2005
DR. Dwi Suryanto
|